Mengatasi jerawat dengan treatment Microbotox

KecantikanOlahraga

4 Jenis Filler Yang Populer Digunakan Untuk Oleh Banyak Klinik Kecantikan

Bekasi – Suntik Filler belakangan ini semakin menjadi trend dan banyak diminati orang. Perawatan ini diyakini bisa membuat wajah terlihat cantik dan awet muda tanpa harus menjalani operasi. Selain pengerjaannya cepat dan hasilnya juga langsung bisa terlihat. Sebelum menjalani treatment ini, kamu sebaiknya mengetahui manfaat dan resiko suntik filler.

Suntik filler merupakan prosedur medis perawatan kecantikan dengan cara menyuntikkan zat sintetis atau alami yang digunakan untuk menyamarkan kerutan-kerutan halus atau bekas luka pada wajah dalam jangka waktu tertentu, filler juga bisa dimanfaatkan untuk menghapus garis senyum, mengisi pipi dan bibir, serta memperbaiki bekas jerawat.

Bermacam-macam jenis jenis cairan suntik filer serta kegunaannya, jenis cairannyapun memiliki cara kerja yang berbeda-beda, tahukah kamu apa saja yang paling popular digunakan?

  1. Hyaluronic Acid (asam hialuronat)

Diproduksi secara alami oleh tubuh manusia yang terdiri dari miliaran sel. Sangat aman digunakan karena jarang menyebabkan efek samping parah. Hyaluronic acid senyawa alami versi buatan, sama seperti yang ada di dalam tubuh manusia. Daya tahan filler bervariasi tergantung gaya hidup dan seberapa sering anda melakukan suntik filler.

  1. Kolagen

Kolagen merupakan jenis filler yang berasal dari  extrak kolagen sapi yang diolah secara khusus. Hasil suntik kolagen terlihat lebih alami tetapi tidak bisa bertahan lama. Selain itu, kolagen juga sering memicu reaksi alergi karena terbuat dari hewan.

  1. Lemak Tubuh (Autologous)

Jika suntik kolagen terbuat dari extrak kolagen sapi yang telah diolah, maka berbeda halnya dengan lemak tubuh, lemak tubuh ini diambil dari tubuh pasien sendiri minsyalnya dari paha, pantat dan perut kemudian disunti Kembali ke bagian yang di inginkan, prosedur ini harus dilakukan secara operasi. Umumnya tidak menimbulkan reaksi alergi karena berasal dari tubuh kita sendiri, hasilnya bersifat permanen meskipun beberapa orang harus menjalani prosedur ini beberapa kali.

  1. Silikon

Silikon adalah zat kimia yang cukup sering digunakan sebagai pengawet obat-obatan atau bahan pada filler. Akan tetapi, dosis penggunaannya tidak sembarangan. Di dalam pengawasan dokter, suntikan filler yang berbahan silikon bisa saja digunakan karena suntikan silikon yang dipakai memang sudah tertakar dosisnya.

Silikon cair memiliki konsistensi mirip oli motor. Ketika disuntikkan ke dalam kulit, sistem kekebalan tubuh akan bereaksi terhadap zat tersebut dengan cara membungkusnya dengan kolagen alami tubuh. Kolagen baru ini inilah yang akan menebalkan kulit secara permanen.

Today we explore the concept of motion design in the interfaces of the future with Artificial Intelligence (AI) assistants. It is a sort of a decider: whether your readers will be back or ditch you and your company. But make sure that every email newsletter looks pleasing and is unobtrusive.

Menurut dokter Novis dari NOVI’S Clinic Grand Wisata Bekasi, “filler yang umum digunakan pada saat ini adalah filler Hyaluronic Acid (asam hialuronat) dimana filler ini dibuat sama seperti Hyaluronic Acid produksi tubuh manusia dan aman untuk digunakan”.

Jika Anda ingin mempercantik penampilan atau mencoba prosedur kecantikan, pahami dulu apa saja manfaat dan risikonya. Jika tidak jelas keamanan dan risikonya, sebaiknya hindari prosedur tersebut dan tanyakan ke dokter terlebih dahulu.

Reviewed by: dr. Novi Arlisma

Related posts
KecantikanKesehatanPerawatan

Faktor Penyebab Munculnya Keriput Pada Wajah dan Cara Mengatasinya

Gaya HidupKecantikanKesehatan

Tip dan Trik Merawat Kulit Pada Saat Anda Berolahraga Indoor & Outdoor

KecantikanKesehatanPerawatan

6 Tips Memilih Produk Skincare Yang Cocok Untuk Kulitmu

KecantikanOlahragaREVIEW

Amankah Bila Ibu Hamil Menggunakan Sunscreen? Perhatikan Kandungan dan Tips Memilihnya

Sign up for our Newsletter and
stay informed

3 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Worth reading...
Selain Sinar Matahari, Ini 5 Faktor Lain Yang Meningkatkan Risiko Kanker Kulit